Padahal Tidak Makan Lemak, Tapi Kenapa Bisa Obesitas

Image source: pexels.com

Obesitas atau kelebihan berat badan jauh di atas normal ternyata tidak disebabkan karena makan makanan berlemak saja lho. Tidak semua obesitas disebabkan karena mengkonsumsi makanan berlemak. Mereka yang tidak mengkonsumsi makanan berlemak saja bisa mengalami kenaikan berat badan secara drastis.

Lalu apa penyebabnya?

Makan makanan kaya rasa

Manusia modern saat ini punya kecenderungan untuk lebih memilih memakan makanan yang kaya rasa dibanding cita rasa alami. Sayangnya, rasa yang dipilih cenderung adalah rasa buatan. Bila sudah ditambahkan garam dan gula, penambahan MSG yang bisa memicu kenaikan berat badan juga biasanya dilakukan dalam jumlah yang berlebihan. Semua dilakukan demi kepuasan lidah dalam mencicipi rasa.

Obesitas juga bisa disebabkan oleh garam

Selain menambahkan gula dan penyedap rasa, tidak jarang makanan akan ditambahi garam lagi padahal makanan sudah disajikan. Coba perhatikan di atas meja restoran, pasti tersedia lada, gula, garam, saus dan kecap untuk mereka yang suka makanannya punya rasa berlebih.

Porsi garam ini perlu anda ketahui jadi faktor terbesar terjadinya obesitas padahal anda tidak makan-makanan berlemak.

Contoh makanan yang tidak berlemak tapi tinggi garam. Rebusan yang proses perebusannya saja ditambahi garam dalam porsi besar.

Alasan kenapa garam bikin obesitas

Menurut ilmuwan dari Universitas Queen Mary, anda akan mengalami resiko terkena obesitas sebesar 25% bila mengkonsumsi 1 gram garam per hari. Selain itu, garam juga memiliki dampak meningkatkan tekanan darah tinggi dan menyebabkan penyakit jantung.

Praktisnya saja, bila anda memperhatikan seluruh program diet yang ada baik itu diet keto, diet mayo, dan berbagai diet lainnya pasti anda disarankan untuk mengurangi konsumsi gula, garam dan penyedap rasa lainnya.

Metabolisme rendah

Anda yang punya produktivitas fisik yang rendah namun tetap mengkonsumsi makanan 3000 kkal per hari atau lebih juga punya resiko tinggi terkena obesitas terutama untuk mereka yang mulai memasuki usia di atas 30 tahun di mana metabolisme tubuh mulai melambat.

Ketika anda mengkonsumsi banyak kalori, sementara tubuh tidak membakar kalori tersebut tapi malah menyimpannya maka tubuh perlahan tapi pasti akan mengalami obesitas bila tidak segera dicegah.

Seminimal mungkin, lakukanlah olahraga selama 30 menit sampai 1 jam per hari untuk menyeimbangkan pemasukan dan pembakaran kalori untuk menghindari tubuh obesitas.

Bila anda tidak memberikan perhatian terhadap pola makan dan pola hidup maka penyakit akibat obesitas akan mengancam anda setiap saat.

Tinggalkan Balasan

× Whatsapp